APA YANG KITA LAKUKAN

Memotret lintasan ekuator matahari secara serentak di 500 titik di seluruh Indonesia menggunakan kamera lubang jarum (pinhole) dengan metode solargraphy, 18 februari – 25 Maret 2023. Untuk merayakan tahun astronomi Indonesia 2023, memperingati 100 tahun Observatorium Bosscha sekaligus sebagai penanda seabad astronomi modern di Indonesia, menyambut fenomena gerhana matahari total (20 April 2023) dan merayakan international pinhole day (30 April 2023). Terdaftar ada 250 orang perekam matahari mengikuti program ini, yang tersebar di 109 kota/kabupaten di 34 provinsi. Karya-karya foto suryagrafi hasil perekaman tersebut telah dipresentasikan dalam bentuk pameran foto di Taman Budaya Gerson Poyk, Kupang, Nusa Tenggara Timur, pada tanggal 13 – 20 April 2023. Berikutnya akan dilakukan pameran roadshow ke beberapa kota sepanjang tahun 2023 ini. 

Kolaborasi

#rekammatahari adalah program kolaborasi, dikerjakan secara kolektif oleh tim lintas bidang dan diperuntukkan untuk siapapun dengan latar belakang yang beraragam.

Kreator

Para kreator atau partisipan dari berbagai daerah di Indonesia mendaftar pada platform yang disediakan. Terbuka untuk umum dan gratis.

Dokumentasi

Secara serentak memotret lintasan ekuator matahari dengan latar belakang Cagar Budaya dan atau Landmark di Indonesia sejumlah 500 titik.

Arsip dan Edukasi

Semua karya dan data yang masuk akan diarsipkan untuk keperluan edukasi tentang fotografi, astronomi, budaya matahari, antropologi dan energi hijau

Solargraphy by Diego López Calvín

"Dalam gambar-gambar ini, alam memandang dirinya sendiri di luar batas persepsi kita. Ini adalah semacam penglihatan yang akan membawa kita lebih dekat ke apa yang penting dalam lanskap yang dilihat melalui mata, jika mereka memilikinya, dari batu atau pohon. Manusia, hewan, awan, atau hujan terlalu fana. Semuanya bergerak sangat cepat dan kita kekurangan detail yang membutuhkan lebih banyak waktu untuk dirasakan. Berkat konsep ini, kita menemukan cara untuk melihat sesuatu yang tidak dapat dilihat dengan telanjang mata. Matahari adalah jam yang mengajak kita merenungkan hubungan antara cahaya, ruang, dan waktu."

Kisah Perekam Matahari Nusantara

Publikasi Media Massa

Penyelenggara
Pendukung Kegiatan
Media Partner
Komunitas
Akademis