James Cameron Sutradara 71 Tahun ini masuk Deretan Miliarder Dunia
Siapa yang tidak kenal James Cameron? Sutradara di balik mahakarya Titanic dan Avatar ini baru saja masuk ke dalam daftar elite miliarder dunia versi Forbes. Dengan kekayaan mencapai Rp17,05 triliun, Cameron membuktikan bahwa kreativitas bisa berbuah aset yang sangat fantastis.
Selama lebih dari 40 tahun berkarya, tangan dingin Cameron hampir selalu menghasilkan emas. Dari robot pembunuh di The Terminator hingga keindahan Pandora di Avatar, total pendapatan dari seluruh filmnya telah menembus angka US$9 miliar. Angka ini menempatkan dirinya sebagai salah satu sutradara paling “berharga” dalam sejarah sinema.
Antusiasme publik terhadap Avatar: Fire and Ash sudah terasa sangat besar. Hebatnya, film ini sudah masuk nominasi Golden Globe kategori pencapaian Box Office bahkan sebelum dirilis! Kabarnya, film ini dijagokan bakal meraih pendapatan lebih dari Rp31 triliun. Jika prediksi ini tepat, Cameron bisa membawa pulang pendapatan pribadi sekitar Rp3,1 triliun.
Menariknya, jalur Cameron menjadi miliarder tergolong unik dibandingkan George Lucas atau Steven Spielberg. Ia meraih kekayaan tersebut murni dari kesuksesan film-filmnya. Cameron adalah sutradara yang berani “bertaruh” dengan gajinya sendiri demi visi artistik. Ia bahkan pernah mengembalikan honornya demi menyelamatkan proyek Titanic dari kegagalan produksi.
“Taruhan” besar Cameron terbayar kontan lewat kesuksesan Titanic yang meledak di bioskop dan pasar rumahan (VHS), memberikan sang sutradara bonus sekitar Rp2,3 triliun. Namun, “mesin uang” sebenarnya adalah Avatar (2009). Dengan pendapatan global mendekati Rp46,5 triliun, Cameron meraup lebih dari US$350 juta hanya dari film pertamanya. Angka ini makin membengkak berkat lisensi mainan dan taman bermain bertema Pandora.
Tak berhenti di situ, sekuel keduanya di tahun 2022 kembali mendulang Rp35,6 triliun, yang membuat kantong Cameron makin tebal dengan tambahan US$250 juta. Di sela-sela kesibukannya mengeksplorasi laut dalam dan teknologi visual di Selandia Baru, ia sudah menyiapkan rencana besar untuk Avatar 4 dan 5. Syaratnya cuma satu: Film yang Meraih Keuntungan Terbesar tersebut harus terus mencetak rekor box office global.
