Waduk 88 Hektare Dibangun di Pesanggrahan, Demi Kurangi Banjir
Pemkot Jakarta Selatan melalui Suku Dinas SDA menyiapkan pembangunan waduk 88 hektare di Pesanggrahan untuk meminimalisir risiko banjir. Berlokasi di Jalan Rengas, proyek ini memanfaatkan lahan milik Pemprov DKI sebagai kolam retensi air. Menurut Kasudin SDA Jaksel, Santo, pembangunan waduk ini akan melengkapi program sumur resapan yang sudah berjalan. Pengumuman ini disampaikan secara resmi pada Senin (6/4/2026) sebagai bagian dari upaya mitigasi bencana di wilayah tersebut.
Pembangunan waduk ini diproyeksikan dapat meminimalisir masalah genangan air, terutama di kawasan Swadarma dan Kali Keuangan, Pesanggrahan. Meski pengerukan di beberapa titik telah dimulai, proyek ini belum bisa dilaksanakan secara menyeluruh akibat adanya hambatan administrasi lahan.
Pembangunan Waduk 88 Hektare Diharapkan Mengurangi Banjir

Menurut penjelasan Santo, terdapat area seluas kurang lebih 4.000 meter persegi di bagian tengah yang masih dalam tahap penyelesaian status. “Kami memulai pengerukan dari area pinggir terlebih dahulu sembari menunggu pembersihan lahan di bagian tengah selesai,” ungkapnya. Ia menargetkan urusan administrasi ini cepat tuntas agar pengerjaan fisik waduk dapat segera dipacu.
Santo menyampaikan harapannya agar hambatan terkait lahan dapat segera diselesaikan sehingga normalisasi Waduk88 berjalan lebih maksimal. Di samping proyek waduk, Pemerintah Kota Jakarta Selatan juga menempuh strategi jangka pendek dengan membangun sumur resapan di berbagai area rawan banjir. Program ini melibatkan pihak kelurahan yang kini telah dibekali peralatan mandiri untuk pembuatannya.
Sebagai langkah jangka panjang, Pemkot menargetkan ketersediaan minimal satu sumur resapan di setiap titik wilayah Jakarta Selatan. “Kami berkomitmen agar setiap area memiliki setidaknya satu unit sumur resapan guna memperkuat sistem pengendalian banjir di wilayah ini,” pungkas Santo.
