Indonesia Resmi Berpartisipasi dalam 9 Nomor Pertandingan Esports di Asian Games 2026

Read Time:2 Minute, 26 Second

Tim Nasional Indonesia telah merampungkan pemilihan nomor kompetisi yang akan mereka ikuti pada cabang olahraga (cabor) esports di ajang Asian Games 2026. Dari keseluruhan 11 nomor yang dipertandingkan oleh pihak panitia, Indonesia memilih untuk memfokuskan kekuatan di sembilan nomor saja.

Ketetapan ini dirilis secara resmi oleh Pengurus Besar Esports Indonesia (PB ESI) melalui perpanjangan tangannya, yaitu Badan Tim Nasional (BTN). Adapun kesembilan nomor yang siap diikuti oleh delegasi tanah air meliputi Gran Turismo 7, eFootball, PUBG Mobile, kategori Martial Arts (yang terdiri dari Street Fighter 6, Tekken 8, dan King Of Fighters XV), Pokemon Unite, Identity V, Honor of Kings, Naraka: Bladepoint, serta Mobile Legends: Bang Bang.

“Pengiriman daftar entry ini menjadi jaminan bahwa posisi Indonesia aman dan tetap berada di jalur resmi menuju panggung Asian Games. Saat ini, fokus kami adalah menanti perilisan regulasi teknis babak kualifikasi dari pihak penyelenggara agar dapat segera menyusun langkah taktis ke depan yang sejalan dengan aturan baku,” ungkap Kepala Pelatih Timnas Esports Indonesia, Richard Permana, seperti yang dilansir oleh detikINET, Jumat (13/2/2026).

Meski demikian, pihak PB ESI memberikan penegasan bahwa status entry by number ini baru merupakan sebuah langkah administrasi di tingkat awal. Status tersebut sama sekali tidak menjamin suatu negara bisa langsung lolos otomatis ke panggung utama di Aichi-Nagoya, Jepang. Setiap negara yang telah merampungkan proses pendaftaran awal ini tetap diwajibkan untuk melewati babak Qualifier Road to Main Event. Fase ini akan digulirkan sesuai dengan regulasi serta syarat ketat yang dirancang oleh panitia penyelenggara Asian Games (AINAGOC) yang bekerja sama dengan masing-masing publisher gim terkait.

Hingga saat ini, pihak penyelenggara memang belum merilis rincian informasi mengenai format pertandingan maupun jadwal pelaksanaannya secara mendetail. Rencananya, maklumat resmi terkait sistem kualifikasi ini baru akan diumumkan ke publik pada Maret 2026. Seluruh hasil akhir dari babak kualifikasi tersebut nantinya yang menjadi penentu mutlak bagi negara-negara yang berhak memperebutkan tiket menuju babak Main Event.

Sistem Pelatihan Profesional Disiapkan, Dua Nomor Gim Resmi Dilewatkan Indonesia

Bagi PB ESI, babak kualifikasi bukanlah sekadar formalitas, melainkan fase krusial yang menentukan nasib Indonesia di Asian Games 2026. Demi hasil yang maksimal, persiapan para punggawa Timnas Esports Indonesia dipastikan akan berjalan super ketat melalui program kerja profesional yang digodok secara berkesinambungan.

PB ESI menaruh harapan besar bahwa pola latihan intensif ini mampu menjadi modal utama agar Indonesia bisa mengamankan tiket ke babak utama dengan meyakinkan. Sayangnya, pencinta esports tanah air tampaknya masih harus bersabar, sebab susunan roster alias nama-nama atlet yang akan unjuk gigi masih disimpan rapat dan belum diumumkan ke publik.

Menariknya, dari peta kompetisi yang ada, Indonesia memilih absen di dua nomor pertandingan kategori PC, yaitu League of Legends dan Puyo Puyo Champions. Informasi penting lainnya datang dari kategori Martial Arts. Pada nomor ini, sistem kompetisi bersifat paket mutlak; setiap negara tidak bisa bersikap selektif memilih satu gim saja, sehingga secara otomatis harus berpartisipasi penuh di tiga gim baku, yakni Street Fighter 6, Tekken 8, hingga King Of Fighters XV.

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %
Previous post Timnas Mobile Legends dan PUBG Mobile Indonesia Siap Tempur di Asian Games 2026
Next post Kembali Mengarungi Samudra: Mengintip Sinopsis Moana Live-Action (2026)